Unitree Robotics Melonjak 460% pada Debut di Shanghai Stock Exchange

Produsen robot humanoid asal China Unitree Robotics debut di STAR Market Shanghai dengan lonjakan 460%, mencapai valuasi sekitar US$ 50 miliar setelah mengumpulkan US$ 904 juta dalam IPO-nya. Ini merupakan listing utama pertama robot berkaki di daratan China, menandai momen bersejarah bagi sektor tersebut.

Unitree Robotics Melonjak 460% pada Debut di Shanghai Stock Exchange

The Unitree Robotics, produsen robot humanoid asal China yang dikenal dengan peralatan yang melakukan salto dan menari, debut di bursa saham Shanghai pada 19 Agustus dengan lonjakan 460% pada hari pertama perdagangan. Saham ditutup di 845 yuan, dibandingkan harga penawaran 150,8 yuan, setelah naik hingga 629% selama sesi. Akibatnya, perusahaan yang secara resmi disebut Yushu Technology mencapai valuasi sekitar US$ 50 miliar, menurut perhitungan Reuters. IPO mengumpulkan 6,1 miliar yuan, setara US$ 904 juta, dan menandai listing pertama produsen robot humanoid di daratan China. Debut ini menjadi salah satu peristiwa terbesar tahun ini di STAR Market, cabang bursa Shanghai yang berfokus pada perusahaan teknologi.

Unitree Robotics dispara 460% na estreia na bolsa de Xangai
Unitree Robotics dispara 460% na estreia na bolsa de Xangai

Permintaan saham sangat mengesankan: IPO oversubscribed 8.000 kali oleh investor ritel, menurut laporan pasar. Saham menyentuh 1.100 yuan intraday, mewakili keuntungan 629% atas harga penawaran, sebelum mundur di penutupan. Performa ini menempatkan Unitree di depan raksasa yang baru listing seperti pembuat chip MetaX Integrated Circuits Shanghai. Perusahaan mengumpulkan modal dengan menjual 40,45 juta saham baru, setara 10% dari modal saham yang diencerkan. Harga penawaran ditetapkan pada 6 Agustus, menilai perusahaan sekitar US$ 9 miliar sebelum debut.

Robô da Unitree comprimenta garoto durante demonstração em evento de tecnologia
Robô da Unitree comprimenta garoto durante demonstração em evento de tecnologia

Keberhasilan IPO mencerminkan selera investor terhadap perusahaan robotika di saat China memimpin produksi global robot humanoid. Unitree bersaing langsung dengan Tesla dan Boston Dynamics, bagian dari grup Hyundai, tetapi membedakan diri dengan robot bipedal dan quadrupedal yang melakukan tugas seperti mengidentifikasi risiko. Tahun lalu, pendapatan perusahaan lebih dari empat kali lipat menjadi 1,7 miliar yuan, dengan robot humanoid menghasilkan 867,8 juta yuan dan melampaui model berkaki empat sebagai bisnis utama. Di antara investor yang mendukung Unitree adalah raksasa teknologi Tencent dan startup kecerdasan buatan DeepSeek, yang berinvestasi sekitar 140,8 juta yuan. Listing berlangsung di tengah pembukaan World Robot Conference di Beijing, yang menarik ratusan perusahaan, sebagian besar dari China.

Meski antusiasme pasar tinggi, Unitree menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait pasar Amerika. Amerika Serikat menyumbang sekitar 13% hingga 18% pendapatan perusahaan tahun lalu, tergantung sumber, tetapi pembatasan baru bisa memblokir model masa depan. Pada Juli, FCC menambahkan robot humanoid dan quadrupedal buatan asing ke Covered List-nya, dengan alasan risiko keamanan nasional. Kementerian Perdagangan China merespons dengan mengancam tindakan balasan, tetapi langkah itu sudah memengaruhi perencanaan perusahaan. Pendiri dan CEO Wang Xingxing tetap berhati-hati: ia menyatakan robot humanoid masih dua hingga sepuluh tahun lagi dari menyelesaikan sekitar 80% tugas domestik melalui perintah suara di rumah yang tidak dikenal.

Debut Unitree mengikuti IPO besar China lainnya: pembuat chip CXMT naik 466% pada hari pertama perdagangan Juli, menjadi perusahaan paling berharga yang listing di bursa China, di depan Tencent. Langkah ini menunjukkan China semakin mempertahankan perusahaan teknologinya di pasar domestik alih-alih mencari listing di AS. Pada paruh pertama tahun ini, pengiriman global robot humanoid total sekitar 19.000 unit, naik 272% year-over-year, dengan China menyumbang 97% penjualan tersebut. Proyeksi Morgan menunjukkan negara itu harus mengirim 50.000 unit tahun ini, dibandingkan 2.000 pada 2025. Bagi Unitree, tantangan sekarang adalah mengubah hype pasar menjadi hasil berkelanjutan, sementara valuasi US$ 50 miliar menyiratkan rasio harga terhadap pendapatan sekitar 1.300 kali.

Komentar 0

Loading comments...

Loading comments...